Memuat...

Abacus Blog

Apakah kita akan beralih ke non-tunai?

abacuspos
/
January 15, 2021
/

Pembayaran non-tunai telah ada selama satu dekade terakhir, namun belakangan menjadi suatu tren sejak adanya COVID-19, tren berkembangnya metode pembayaran digital. Dengan banyaknya orang yang lebih memilih menggunakan pembayaran seperti menggunakan Cashlez, gopay, kartu kredit, kode QR, daripada uang kertas dan koin. Sistem pembayaran digital mengubah perilaku kami dalam menggunakan opsi pembayaran yang lebih aman dan terjamin. Akibat Covid-19, penggunaan uang tunai semakin mempengaruhi bentuk pembayaran seperti di tempat parkir mal dan beberapa tempat makan. Perilaku dengan pembayaran non-tunai dapat dikatakan suatu kebutuhan selama masa COVID-19 ini.

 

Menurut Jakarta Post, Indonesia adalah salah satu negara yang bergerak menuju masa depan tanpa uang tunai. Karena masyarakat Indonesia sendiri percaya diri dapat menggunakan metode pembayaran digital. Hal tersebut didukung oleh semakin banyaknya konsumen yang paham digital di Indonesia.

 

Dengan aliran ini, para analis dan ahli keuangan memperkirakan bahwa Indonesia mungkin akan mengikuti jejak China, di mana penyedia pembayaran pihak ketiga seperti AliPay tampaknya telah menggantikan uang tunai sebagai alat tukar utama (Holyson, 2021).

 

Haruskah bisnis Anda beralih ke toko tanpa uang tunai?

 

Ada banyak manfaat jika masyarakat beralih ke perilaku tanpa uang tunai. Yang dapat dilihat dari pentingnya pembayaran tanpa uang tunai adalah berkurangnya penggunaan kertas. Ini akan memotong biaya pencetakan dan pengedaran uang kertas. Transaksi Anda juga lebih aman, lebih cepat, dan lebih nyaman.

 

Saat menggunakan uang tunai, Anda sering kehilangan uang baik berupa kertas dan koin. Selain itu, juga sulit untuk Anda melacak pengeluaran. Dengan sistem pembayaran digital, ini akan menjadi lebih transparan, dan bisa dilacak!

 

Bank dapat dengan mudah mengawasi likuiditas dan kenaikan omset. Selain itu, klien Anda dapat menikmati keuntungan dari bunga dan beberapa diskon. Keuntungan yang ditawarkan oleh pembayaran non-tunai ini mengubah pikiran orang untuk memilih transaksi tanpa uang tunai. Bagi Bank Indonesia (BI), tren ini dapat mengurangi kebutuhan uang tunai.

 

Ini juga sangat menguntungkan bagi pemilik bisnis karena transaksi bisnis mereka akan cepat, aman, nyaman, dan efisien.

 

Namun,

Dengan adanya keuntungan, bukan berarti tidak ada kontra dari penggunaan non-tunai. Terlepas dari perilaku yang cepat berubah, masih banyak yang harus dilakukan sebelum kita siap menjadi masyarakat tanpa uang tunai. Dengan kemajuan teknologi, dapat dikatakan sebagai senjata balik bagi metode pembayaran digital. Ini dibuktikan dengan munculnya penipuan digital. Seiring teknologi menjadi lebih maju, begitu pula orang. Bank dan penjahat dunia maya perlu bekerja sama untuk memastikan mereka memiliki tindakan keamanan yang sesuai.

 

Referensi:

Cashless Society Pros and Cons. (2021). Retrieved 5 January 2021, from https://www.thebalance.com/pros-and-cons-of-moving-to-a-cashless-society-4160702

 

Holyson, C. (2021). Indonesia’s Future: Cashless Society. Retrieved 4 January 2021, from https://medium.com/discourse/indonesias-future-cashless-society-36802dc29c14

 

Post, T. (2021). Indonesians ready to embrace cashless future. Retrieved 3 January 2021, from https://www.thejakartapost.com/adv/2018/09/20/indonesians-ready-to-embrace-cashless-future.html

 

The Digital Mint: Moving Towards a Cashless Society. (2021). Retrieved 5 January 2021, from https://www.finance-monthly.com/2020/06/the-digital-mint-moving-towards-a-cashless-society/

Hubungi Kami
Lakukan obrolan dengan salah satu perwakilan penjualan kami tentang apa yang bisa kami lakukan untuk Anda!
Hubungi Kami

Graha Kencana Blok CE
Jl. Perjuangan No.88
Kebun Jeruk, West Jakarta
Indonesia

Jln. Sunset Garden
Ruko Sunset Business District
Kav. SH-3
Bali, Indonesia

sales@abacuspos.co.id

support@abacuspos.co.id

Jam Kerja:
Sen - Jum, 09:00 - 16:00 WIB